When we were walking through this road
The time stopped..
Repaint reality, which is playing dumb, with primary colors
I’ll draw you close to me, so please..
From there on, let’s continue to walk..
When we went on our different paths
At that crossroad.. It pains me so much that
We may never meet again
Gathering emotions which are lacking
Time spills on by. The world of unlimited dream does so also.
Right away it goes on expanding. You remain colored as you are.
Still remain.. but I, I even didn’t get any..
From an interval in the falling rain
The inserted lights of a fireflies warm the town.
Warm.. Charming and protecting everything
Just like the two of us.. Express ourselves
Back in the old days
If I take a deep breath, the scenery shall appears to be different.
With the precious thing broken,
can we still be reunited again someday?
Hopefullly
When we walk on the same road again
At that time, I will let it loose
And let the time passes like a breezy wind
I hope it continues forever…
wikiikki.. makin aneh ya?
maap deh, maap.. bikin puisi tentang perpisahan, bukan hanya sekedar perpisahan cinta (niatnya) tapi juga prpisahan sesama sahabat dll gitu. Bukan maksudnya sok-sok an pake bahasa inggris sih.. huhuhuh
cuma iseng ko..
thx,,
hmm.. ini music yg bkin terinspirasi bwt nulis puisi ini..
(split - Suneohair : Ost Honey and Clover)
Matahari tersenyum untuk terakhir kalinya
Senyuman manis dengan sinarnya yang cerah
Jingga kemerahan yang terlukis di langit luas
Diantara awan, dibalik horizon ia pun bergegas
Seperti jiwaku yang menangis samar
Terduduk diam di sudut kamar
Mengenang.. mengingat.. merenung
Disanalah semua berawal
Disanalah semua berakhir
Disitu.. di ujung jalan ini
Sebuah bangunan megah, menjulang tinggi
Diantara pepohonan rimbun beralas perdu
Berdiri sekolahku, teguh tegak diterpa angin
Menatap dan melambaikan salam terakhirnya
Salam yang tulus, sangat tulus kedalam hatiku
Disini.. di ujung jalan itu
Bangku dan kursi hanya terdiam
bersama papan tulis yang kian berdebu
Diterpa angin sore yang berhembus pelan
Merekalah saksi bisu kenangan kami
Kenangan kami, kenangan semua
Kenangan aku dan semua sahabatku
Disinilah, aku akan mulai melangkah
Terengah-engah sendiri meretas duri
dalam perjalanan sepuluh ribu mil.
dan pikiran-pikiran yang tak pasti
Disanalah, masa depanku menunggu
Terhampar luas, dengan cita bercabang
Kuucapkan terima kasih untuk semua
Untuk Sekolah, Guru, dan temanku
Dan menatap kedepan
Dan berjalan kedepan….
Cerah..
Ehm2.. puisi yang waktu itu dibuat untuk perpisahan smp saya..huhuhuhuhuh
jadi keinget lagi apalagi sambil ngedengerin lagu epilogue Ost Fruits Basket hohooh.. (kalo ga tau silahkan cari di youtube lah ) puahhh.. dah kaya penutup dri sgalanya (maap lebai)
yah emang sih, belom pernah dipublikasikan keluar..
makanya baru pertama kali nih..
kalo jelek mohon maap yah!
hoiya ini vid nya epilog..
